|
Defensive Driving Coaching Clinic Bersama Kawan Lama, IDDC, dan FK3O |
|
|
|
|
Written by Rian ASW
|
|
Monday, 14 December 2009 14:11 |
|
Acara ini berlangsung pada Sabtu, 5 Desember 2009 atas kerjasama Kawan Lama selaku pemrakarsa acara, IDDC (Indonesia Defensive Driving Center) selaku nara sumber, dan FK3O (Forum Komunikasi Klub dan Komunitas Otomotif) selaku pendukung. Tujuan digelarnya acara ini adalah demi meningkatkan kesadaran akan keselamatan dalam berkendara dan mengemudikan kendaraan di jalan serta bagi para pengguna lainnya. Pada awalnya kegiatan ini direncanakan akan adanya praktik, namun karena kondisi yg tidak memungkinkan maka kegiatan praktik tidak jadi dilaksanakan.
Acara dimulai sekitar pukul 9.00 setelah sebelumnya registrasi dan sarapan roti
yg disediakan oleh pemrakarsa acara. Acara ini diawali dg perkenalan tentang Kawan Lama, promosi dari salah satu produk, dan selingi dengan berbagai permainan dg hadiah menarik yg disediakan oleh para sponsor. Kemudian acara dilanjutkan dg presentasi dari IDDC dg banyak menunjukkan visualisasi kejadian kecelakaan, dari yg halus, lucu, hingga menyeramkan.
Contoh visualisasi yg halus adalah seperti video dari persimpangan traffic light dg menampilkan kecelakaan antara sepeda motor dengan mobil, dan si pengendara sepeda motor langsung seketika itu juga dapat bangun dan berjalan tanpa ada rasa sakit sedikitpun meskipun sepeda motornya hancur lebur sambil memaki-maki pengemudi mobil yang turun terbengong-bengong.
Contoh visualisasi yg lucu yaitu tentang penggunaan sabuk keselamatan. Pada video tsb ditampilkan 1 orang pengemudi dan 1 orang penumpang mobil yg menabrak sebuah pohon besar, salah satu dari kedua orang tersebut menggunakan sabuk keselamatan dan satu lagi tidak menggunakan. Jiwa yg tidak menggunakan sabuk keselamatan melayang dengan mudahnya ke alam berikutnya sedangkan jiwa milik pengguna sabuk keselamatan kesulitan melepaskan dirinya dari sabuk pengaman, alhasil pengguna sabuk keselamatan tersebut hidup kembali.
Sedangkan visualisasi yg menyeramkan adalah foto-foto yg menampilkan banyak darah bertebaran, atau organ tubuh yg tidak jelas letaknya karena terjadinya kecelakaan. Selain itu masih banyak lagi visualisasi yg lainnya yg menunjukkan bahwa efek dari kecerobohan pengemudi dapat mengakibatkan orang lain celaka, bahkan bagi mereka yg tidak sedang berkendara sekalipun.
Pada sesi ini pula dijelaskan perbedaan "defensive driving" dengan "safety driving". Secara umum defensive driving lebih mengarah pada kesadaran diri akan pentingnya keselamatan di jalanan, sedangkan safety driving berfokus pada kemampuan teknis pengemudi/pengendara di jalan raya.
Beberapa hal yg harus dilakukan sebelum dan ketika mengemudi adalah sbb.
- Sebelum pengemudi memutuskan untuk mengemudikan kendaraannya pengemudi sebaiknya mempertimbangkan
- Kondisi diri (Apakah dalam pengaruh obat atau emosi tinggi? dsb.)
- Karakter/Perilaku (Perilaku mudah marah jika dipanas-panasi di jalan)
- Kendaraan (Laik jalan atau tidak)
Perilaku di jalan dibagi menjadi 4 yaitu
- Aggresive (Berisiko tinggi)
- Basic (Persoalan keamanan)
- Safety (Pengendalian diri)
- Defensive (Tanggung jawab sosial)
Kendaraan sebelum dijalankan wajib melakukan cek POWER yaitu
- P etrol
- O il
- W ater
- E lectrical
- R ubber
Pengemudi di jalan raya diharapkan menerapkan 4A selama mengemudi. Keempat A tersebut adalah
- Alertness (Kewaspadaan)
- Awareness (Kepedulian)
- Attitude (Perilaku)
- Anticipation (Antisipasi)
Presentasi dari IDDC tersebut diselingi dengan ISHOMA dan permainan yg diikuti oleh perwakilan setiap klub. Di akhir acara diadakan penarikan doorprize untuk mendapatkan hadiah juga dari sponsor. Setelah acara di dalam ruangan selesai, acara dilanjutkan di luar ruangan yaitu demo pencucian dan demo salon mobil. Terima kasih Kawan Lama, IDDC, dan FK3O. - Sebelum pengemudi memutuskan untuk mengemudikan kendaraannya pengemudi sebaiknya mempertimbangkan
- Kondisi diri (Apakah dalam pengaruh obat atau emosi tinggi? dsb.)
- Karakter/Perilaku (Perilaku mudah marah jika dipanas-panasi di jalan)
- Kendaraan (Laik jalan atau tidak)
Perilaku di jalan dibagi menjadi 4 yaitu
- Aggresive (Berisiko tinggi)
- Basic (Persoalan keamanan)
- Safety (Pengendalian diri)
- Defensive (Tanggung jawab sosial)
Kendaraan sebelum dijalankan wajib melakukan cek POWER yaitu
- P etrol
- O il
- W ater
- E lectrical
- R ubber
Pengemudi di jalan raya diharapkan menerapkan 4A selama mengemudi. Keempat A tersebut adalah
- Alertness (Kewaspadaan)
- Awareness (Kepedulian)
 - Attitude (Perilaku)
- Anticipation (Antisipasi)
Presentasi dari IDDC tersebut diselingi dengan ISHOMA dan permainan yg diikuti oleh perwakilan setiap klub. Di akhir acara diadakan penarikan doorprize untuk mendapatkan hadiah juga dari sponsor. Setelah acara di dalam ruangan selesai, acara dilanjutkan di luar ruangan yaitu demo pencucian dan demo salon mobil.
Keep Safety, Drive Safely, Be Defensive Driver, Respect Others. |
|
Last Updated ( Monday, 14 December 2009 20:35 )
|