|
Sebagai wujud kepedulian sosial, BIC Semarang berasama LSM Gema, PMI, ASM Santa Maria dan PT. Jamsostek menggelar Bakti Sosial Donor Darah dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun PT. Jamsostek pada hari Sabtu 19 Desember 2009 di halaman gedung PT. Jamsostek Jl. Pemuda Semarang.
Diawali dengan nyabu bersama di depan gedung BI Jl. Imam Bardjo, barisan sekitar 10-an Blazer cukup menyita seperempat panjang Jl. Imam Bardjo yang relatif pendek.
Di tengah kerindangan pohon ibu-ibu asyik ndulang anak-anak, sementara bapak-bapaknya mengatur strategi untuk acara donor darah...dan tentu saja mengatur route ke Desa Merbuh, Kendal. Jadi lucu ceritanya, tujuan utama Baksos tapi akhirnya malah berburu durian! Tidak apa, karena acara Baksos sudah diserahkan dan di handle secara profesional oleh EO Violet.
Jam setengah sepuluh rombongan bergerak dengan tertib ke lokasi donor darah. Entah karena kharisma sang Ketupelak Wisnu Leo atau karena sang Ketua EO mantan pacar Ketupelak sehingga begitu rombongan BIC sampai, hadiran langsung menyambut dan mengelu-elukan rombongan BIC. "Selamat datang rombongan Opel Blayer Indonesia"! teriak sang MC yang kelihatannya lidahnya cedal, menyebut Blazer dengan Blayer!
Sementara itu peserta donor darah disedot darahnya, giliran sang Humas Dedi 'Vijay' Fajar mulai beraksi memberi pernyataan dihadapan wartawan harian media cetak dan televisi.
Saat itu bergabung pak Agung Hariyadi yang datang jauh2 dari Papua. Mau mencoba Turbo Cyclone, katanya.
Tidak sampai dua jam, penyedotan darah untuk anggota BIC selesai dan dengan diiringi sambutan serta tepuk tangan meriah hadirin, rombongan meninggalkan halaman gedung Jamsostek dengan bangga.
Makan Siang di BPI Agaknya semangkuk mie dan segelas susu yang disediakan panitia tidak cukup mengobati kelaparan. Sehingga diputuskan makan siang dulu sebelum ke Kendal.
Uniknya saat rombongan berhenti untuk makan siang, ternyata kita parkir di wilayah BPI dan pas di depan kediaman sang celeb Yogya... Mbak Nurul aka mbak ijah! Wah...wah...
Namun waktu dikontak sang celeb saat itu tidak sedang dirumah tapi sedang sibuk menerima pak Gubernur Jateng! Ya, udah kebetulan...karena kalau ada kita pasti ditarikin retribusi parkir karena berhenti diwilayahnya.
Makan siang berlangsung nikmat, karena lapar atau nikmatnya sambal... Pokoknya semua disikat habis!
Saatnya berangkat lagi. Namun yang namanya kesialan selalu melekat pada Bang Romyn. Setelah kejadian pada Touring WAT 09, pantat kebo Bang Romyn diseruduk kebo pak Dwi, sekarang moncong kebo Bang Romyn nyeruduk sepeda motor!
Duh, untung pengendara motor tidak mengalami luka berarti kecuali moncong kebo Bang Romyn sedikit berlesung pipit. Nasib...nasib Bang... Perjalanan selama 30 menit tidak terasa, apalagi setelah memasuki hutan jati...seperti masuk terowongan. Sangat sensasional dan menggairahkan!
Akhirnya sampai juga ke tempat yang agak terbuka dimana dikanan kiri jalan ada pondok2 yang menjual durian dan rambutan. Rombongan berhenti disekitar pondok2 dan saatnya acara bebas berburu durian.
Penjualnya mempromosikan bahwa durian dipetik dari kebun sendiri diseberang hutan jati. Rasanya ternyata agak unik...kayak nano...ada yang manis, ada yang agak pait dan bahkan ada yang aroma menyengat mengandung banyak alkohol. Bisa mabuk nih.
Makan durian ditempat sepertinya tidak cukup puas sehingga beberapa pulang dengan menenteng dua hingga empat butir durian.
Acara yang menyenangkan dan pasti tidak dilupakan. Disamping lebih mengakrabkan persaudaraan juga memunculkan ide-ide baru untuk event berikutnya. Peserta yang Terlibat Berikut ini keluarga-keluarga hebat dan patut memperoleh pin touring satu lagi sebagai bukti jam terbang touring yang semakin banyak.
1. RC, pak Humas Dedi 'Vijay' Fajar, sebagai penggagas berburu durian. Survey sehari sebelumnya sampai dilakukan sendiri demi suksesnya event ini. Muantabs, semua puas dapat menikmati perjalanan konvoi dan makan durian lezat dilokasi yang tepat. 2. Ibu Susi, walau sudah berpengalaman ikut klub otomotif lain tapi merasakan atmosfir beda ya bu di BIC? Lain kali kalo touring tidak usah bawa HP ya bu supaya tidak ada panggilan urusan kantor... 3. Pak Marhaen, gimana pak rasanya touring. Aman koq pak. Tidak perlu takut kebonya penyok lagi. 4. Pak Dwi, sudah ketemu SPG durian khan? Gimana enak toh, asyik toh. 5. Pak Anggi, ini menambah jam touring pak. Jadi selalu sediakan waktu setiap ada event. Dijamin tidak menyesal. 6. Pak Beno, jangan takut dengan faktor U pak. Pak Beno sudah membuktikan kepada yang muda walau --maaf-- tua tapi masih kuat disedot darahnya. 7. Bang Romyn, kita cuman bisa tertawa dalam hati lho...lagi-lagi angka 7 bikin sial ya? Tidak apa Bang, kebonya dapat kenang2an lesung pipit... 8. Pak Agung, satu kehormatan lagi bagi BIC Semarang karena 'orang jauh' dapat bergabung. Dibela2in ya pak dari Papua ke Salatiga dan pagi2 sekali ke Semarang untuk bergabung dengan kami. 9. Pak Waluyo, meski kayaknya Ibu Waluyo berbadan dua tapi masih sempet hadir nih. Lagian nggak ada film box office kayak 2012 ya pak jadi ada waktu senggang. 10. Pak Chandra, nah begitu dong pak..ikut kumpul. Walau hanya setengah jalan tapi sudah cukup memeriahkan event kita. 11. Pak Bagyo, nah begitu juga dong pak...ikut kumpul. Touring pendek juga merupakan terapi manjur disamping terapi naik Minerva kuning. 12. Ketupelak, Wisnu Leo...muantabs, dua jempol deh buat event sosial dan sekaligus fun! Tapi koq kemarin agak slow ya? 13. Sweeper, lagi dan lagi...danyon dipasang diburitan menikmati pantat2 kebo yang bahenol.
Sampai jumpa di event berikutnya yang lebih heboh, menggairahkan, sensasional, bombastis, spektakuler.... |