| BIC Semarang: Road to Sidomukti 100110 |
|
| Written by Rizqy Syarief |
| Tuesday, 12 January 2010 12:09 |
|
Sebagai awal pembuka tahun, BIC Rayon Semarang menggelar acara touring yang berjudul Road to Sidomukti dan sekaligus perayaan syukuran atas berdirinya rayon termuda ini. Seperti kita semua tahu bahwa BIC Rayon Semarang sebenarnya telah diresmikan pada tanggal 4 Oktober 2009 lalu bersamaan dengan Perayaan Sewindu BIC, namun acara perayaannya sendiri baru dilakukan pada tanggal 10 Januari 2010 kemarin.
Sidomukti Sidomukti atau tepatnya Umbul Sidomukti Kabupaten Semarang dipilih sebagai tujuan touring dan acara tasyakuran ini karena kami anggap sebagai representasi dari BIC Rayon Semarang yang baru mulai berdiri, persis seperti daerah indah di Sidomukti ini yang masih merupakan daerah tujuan wisata yang juga mulai dibenahi untuk menjadi daerah tujuan wisata yang baru. BIC Rayon Semarang sebenarnya mengundang seluruh keluarga besar BIC, namun karena keterbatasan tempat dan jalan menuju ke lokasi sebagian besar masih berupa jalan desa yang sempit dan sulit jika dilalui dua kendaraan dari dua arah sekaligus maka kami telah wanti-wanti terutama kepada Rayon Jogya yang sebenarnya sangat antusias untuk datang dan menjajal track di daerah ini. Start Awal Sesuai dengan rundown acara, seluruh peserta touring tepat pukul 07.00 berkumpul di Jl. Imam Bardjo atau di depan Gedung BI Semarang kecuali peserta Jogya dan pak Suharta dari Cilacap akan datang langsung dari Ambarawa ke lokasi. Konvoi tidak dapat langsung diberangkatkan sesuai jadwal pukul 07.30 karena ternyata rombongan Tim Pusat (Prikitiew dan Die Hard) belum menampakan dirinya... Mungkin tadi malam pada sibuk wisata kolesterol dan wisata prikitiew hingga pasti bangun kesiangan! Konvoi akhirnya berangkat tanpa Tim Pusat yang ternyata baru pada buru-buru mandi bareng di Ibis Semarang tempat mereka menginap. Sepakat kita akan bertemu di pertigaan Kaliwiru, namun karena lokasi tidak memungkinkan untuk parkir menunggu dan tim peliput dari Cakra TV ingin cepat-cepat mengambil gambar maka dengan terpaksa Tim Pusat ditinggal lagi dan ditunggu di pintu exit tol Banyumanik. Seperti yang kita duga, Tim Pusat sedikit kesulitan menemukan jalan namun beberapa saat akhirnya muncul juga di belakang kita. Oom Har, mbah DK, oom Ruud, mas Aryo, oom Paki, oom Andy dan Khrsna menampakan diri dengan wajah ceria! Ooh, ternyata telah hadir pula pak Giat, oom Sate dan Mizi dengan kebo satu lagi! Yang terakhir ini disebut tim Die Hard, bagaimana tidak... mereka baru sampai Semarang jam 3-4 pagi dan langsung jalan ke Sidomukti! Lengkap sudah sepuluhan kebo plus tiga dari Tim Pusat... Nah, ini merupakan pengalaman berharga bagi kami berkonvoi bersama Tim Pusat sambil belajar prosedur konvoi yang benar ala BIC! Tiba di Lokasi
Tidak soal, yang punya hajat datang belakangan... anggap saja kita ini rombongan manten yang datang disambut gending kebo giro ya, pak Bobsy dan pak Suharta? Sudah lama pak menunggu kami? Mohon maaf, ya bapak-bapak dan para undangan, walau seratus persen keterlambatan bukan salah kami namun kami memperoleh pelajaran lagi dari Rayon Jogya, untuk selalu on time gitu loh! Pak Bobsy memang hebat, kelak kami ingin Rayon Semarang menjadi seperti Rayon Jogya, pak.
Acara Tasyakuran BIC Rayon Semarang Dengan tidak pakai lama lagi, begitu parkir acara langsung dimula! Diawali doa pembuka oleh oom Beno, sesepuh Rayon Semarang.. jadi bukan hanya Pusat saja yang punya anggota sepuh tapi kami juga punya. Mungkin saking grogi akhir doa nya jadi kepleset-pleset yan oom Beno? Tidak apa, oom... doa yang oom Beno sampaikan untuk kami semua semoga terkabul. Masih belum saatnya menyantap makanan, masih ada acara perkenalan... diawali Tim Pusat. Mbah DK dengan kocak memperkenal tim nya. Bagi teman-teman Semarang, inilah profil pengurus pusat dan seharusnya mewakili profil member BIC pada umumnya...penuh canda tawa!
Giliran tuan rumah, seperti biasa toh danyon Semarang cool aja memperkenalkan jajaran pengurusnya. Jangan berpikir dulu danyon Semarang jaim dan jawi tapi memang begitu bawaannya. Yang penting senyam-senyum terus sampai keliatan giginya... Setelah tanya jawab seputar AD/ART, prosedur touring dan lain sebagainya, maka Makan malam dan ramah tamah berlangsung hangat, meriah dan penuh gelak tawa sambil diiringi musik live dan bernyanyi. Peserta dipersilakan menyumbang lagu... yg begitu pede maju tentu saja oom Har dan mas Aryo. Penyerahan kenang-kenangan kepada peserta dan tamu berupa seragam resmi BIC Rayon Semarang dan Pin Road to Sidomukti diberikan kepada pak Bobsy dan mbah DK oleh danyon Semarang. Kami mohon maaf bila ternyata seragam dan pin kurang, karena produksinya mendadak dan belum selesai. Nanti kami akan data kembali kekurangannya.
Dengan diiringi lagu Kemesraan yang dinyanyikan bersama-sama, maka acara hajatan Rayon Semarang ini berakhir tepat pada pukul 14.00. Para peserta kembali ke kebo masing-masing setelah terlebih dahulu di foto bersama-sama di pelataran parkir dengan latar belakang kebo-kebo dan pemandangan indah pegunungan di Sidomukti. Konvoi turun gunung bersama-sama dan masing-masing tim be
rpisah dengan saling mengucapkan salam perpisajan. Konvoi tim Semarang dan Pusat kembali ke arah Semarang sedangkan tim Jogya dan pak Suharta ke arah Ambarawa. Semoga ini semua menjadi kenangan manis bagi setiap peserta dan lebih mempererat brotherhood BIC yang memang tiada duanya... Terima kasih kepada semua teman-teman BIC baik yang terlibat maupun yang memberikan semangat dan dukungan bagi terselenggaranya hajatan ini. Sampai jumpa di touring dan gathering berikutnya. Bravo BIC! Panitia Road to Sidomukti R. Syarief - Ketua/Penanggung Jawab Fajar 'Vijay' Wijaya - Ketupelak Mukromin 'Romyn' Birry - Waketupelak Wisnu Leo - Bendahara Supardi dan Subeno - Penasehat
|
| Last Updated ( Tuesday, 12 January 2010 13:13 ) |