Tentang BIC

BIC adalah format lain dari sebuah klub otomotif. Klub otomotif biasanya didirikan karena mobilnya baru diproduksi kemudian meredup seiring dengan berkurang atau hilangnya dukungan pabrikan. Klub lain bertahan karena mobil atau kendaraan yang digunakan adalah kolektor item.

Berbeda dengan Blazer Indonesia Club, dari segi usia tidak bisa dikatakan muda. hadir dipertengahan 90 an s.d. pertengahan 2000 an, sekitar 10 tahunan di produksi dan dipasarkan di Indonesia. Dukungan Pabrikan adalah sesuatu yang tidak perlu diperbincangkan, pabrikannya pun sudah pindah dari Pondok Ungu.  Umur 24 tahun s.d. 15 tahunan cukup menarik menjadi kolektor Item, namun sampai saat ini belum ada yang memperlakukan Blazer sebagai koletor item. Ada rahasia mengapa klub ini seawet formalin dalam sistem kuliner Indonesia.

Antusiasme dan keseruan persaudaraan sesama pengguna mobil Blazer adalah koentji. Intrik organisasi seperti perebutan kepemimpinan, berbisnis dalam organisasi, disakuntabilitas, kisah asmara dan lain-lain adalah hal yang lumrah terjadi di organisasi manapun. Di BIC,  Intrik-intrik seperti itu menjadi tidak penting dan signifikan menjadi pemicu perpecahan.

Sebuah klub mobil seyogyanya menjalankan prinsip kendaraan itu sendiri, 99 % bergerak ke depan. sedangkan 1% nya adalah bergerak mundur dalam rangka koreksi serta parkir ketika waktunya berisitirahat. Kaca depan yang besar menunjukan masa depan lebih penting untuk diperhatikan, sedangkan kaca spion kecil, ada dan diperlukan sekali-kali saja dan seperlunya.

Selamat Ulang Tahun buat Anda hari ini:

Scroll Up